Produk kerajinan marmer/onyx merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Tulungagung, yang merupakan kekayaan alam yang diproses oleh para pengrajin dengan hasil kerajinan yang bernilai tinggi. Hingga saat ini hasil produk kerajinan marmer/onyx ini banyak diminati pasar dalam negeri maupun luar negeri, misalnya Brunei Darussalam, Malaysia, Korea, Singapura, Amerika, Australia dan lainnya. Hal ini dikarenakan model dan juga pengembangan inovasi dari setiap perajin marmer/onyx mengusung budaya dari Kabupaten Tulungagung sendiri, sehingga lahirlah banyak desain dengan nilai eksotika tersendiri dan berbeda dari daerah lainnya di Jawa Timur.
Nilai eksotika dari para perajin Marmer Kabupaten Tulungagung ini dapat terlihat dari hasil sentuhan desain pada marmer/onyx pada hasil karya mereka misalnya, ‘Thyrus Bee Lamp’ yang mencoba mengusung tema fauna (serangga) untuk lampu meja dengan bahan baku onyx, dengan kombinasi batu marmer hitam, dan kayu. ‘Mushroom Lamp’ adalah desain untuk lampu meja dengan mencondongkan pengembangan pada objek flora berbahan onyx. ‘Twister Lamp’ dengan inspirasi putaran angin (twist) atau gelombang laut pantai selatan yang memang menggoda untuk dinikmati dan juga pola patahan dahan yang menghiasi hasil akhir sentuhan perajin pada onyx garapan mereka. Kehadiran tema desain untuk produk industri dan kerajinan onyx/marmer ini merupakan anti-thesa dari desain yang konvensional dengan kecenderungan simetris dan monoton, dan semua itu ditujukan untuk memenuhi selera konsumen. Selain itu produk industri dengan nuansa tropis dan budaya khas Jawa Timuran cukup mampu untuk memacu minat konsumen baik lokal maupun mancanegara.





