Budidaya ikan hias merupakan primadona di Kabupaten Tulungagung,namun hal ini tidak dengan mengabaikan ikan-ikan konsumsi baik dari perairan darat maupun laut. Tingginya produksi ikan hias ini dikarenakan produk ikan hias mempunyai imbal hasil yang lebih baik dibandingkan dengan sejumlah ikan-ikan konsumsi.
Dewasa ini penduduk Tulungagung kuga mengikuti trend baru dalam pengembangan ikan konsumsi, misalnya dengan pengembangan budidaya lobster air tawar. Budidaya lobster tawar ini sangatlah menjanjikan disamping Indonesia pada umumnya cocok untuk pengembangan komoditas tersebut juga pangsa pasar yang masih terbuka luas.
Adapun berbagai macam hasil produk dari ikan konsumsi perairan laut adalah tuna, tongkol, lemuru, odang barong/lobster, dan jenis ikan lain yang kesemuanya ini terkonsentrasi di TPI Popoh. Untuk perairan darat mulai dari ikan lele, gurami, nila. Lobster air tawar, ikan hias, belut, bekicot, udang windu, udang vanname yang kesemuanya terbagi di berbagai Kecamatan di Tulungagung dari Pakel, Rejotangan, Ngunut, Kedungwaru, Kalidawir, Boyolangu, Gondang, Ngantru, Besuki, Pucanglaban dan beberapa Kecamatan lainnya.
Sedang untuk daerah pemasarannya meliputi daerah Surabaya sekitar, Malang, Jakarta, ataupun sampai luar Jawa bahkan sampai ke mancanegara yaitu Singapura, Jepang, dan China
